Jumat, 22 Agustus 2014

CINTA SEJATI

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ..

Aku bertanya pada alam semesta tentang arti “CINTA”, lalu
satu demi satu mereka menjawab : ..

Bumi menjawab : ..
“CINTA adalah hamparan tempat tumbuh segala bahagia dan harapan akan itu. Ia memang diinjak dan dihinakan, tetapi ia tak peduli. Pikir Cinta hanya memberi, dan itu sajalah inginnya.”

Air menjawab : ..
“CINTA adalah hujan yang menumbuhkan benih-benih rasa kesukaan, kerelaan akan keterikatan, kerinduan dan kesenduan, atau samudera kasih yang luas sebagai naungan segala perasaan

Api menjawab : ..
“CINTA adalah panas yang membakar segala, ia memusnahkan untuk dapat hidup dan menyala.
Demi merasakannya, makhluk rela terbakar dalam amarah dan kedurhakaan.”

Angin menjawab : ..
“CINTA adalah hembusan yang menebar sayang tanpa tahu siapa tujuannya. Orang bilang ia buta, sebab itu inginnya. Ia tak terlihat, tapi tanpanya segala rasa akan hampa.”

Langit menjawab : ..
“CINTA adalah luasan tanpa batas. Luasnya tiada makhluk yang tahu. Kecuali bahwa cinta itu bahagia yang biru, atau derita kelam yang
kelabu."

Matahari menjawab : ..
“CINTA adalah hidup untuk memberi energi kehidupan dan cahaya harapan. Ia tak akan lelah memberi sampai ia padam dan mati.”

Pohon menjawab : ..
“CINTA adalah akar yang menopang segalanya.
Ia tulus hingga tak perlu terlihat dan dikenal.
Tapi ia terus memberi agar batang bahagia tetap kokoh abadi, berbuah dan berbunga indah.”

Gunung menjawab : ..
“CINTA adalah rasa yang menjulang tinggi.
Rasa itu demikian tenang dan menyejukkan.
Namun saat gundah, Ia akan meleburkan sekelilingnya dengan lautan lava cemburu yang membara.”

Lalu, Aku bertanya pada CINTA : ..
Wahai CINTA, apakah sebenarnya arti dirimu ?”

CINTA menjawab : ..

“CINTA adalah engkau patuh terhadap Allah,
meski kau tak melihat-Nya. Engkau tidak mencium-Nya atau meraba-Nya, tapi engkau patuh karena engkau merasa akan hadir-Nya.
Sebab CINTA bukan indera, tapi adalah rasa.”

“CINTA adalah engkau takut akan amarah-Nya,
dan takut jika Ia meninggalkanmu. Takut jika Ia tak menyukaimu lagi. Lalu engkau mencari-cari alasan untuk selalu dekat dengan-Nya, bahkan jika engkau harus menderita, atau yang lebih mengerikan dari itu.”

“CINTA adalah engkau menyimpan segala harapan pada-Nya dan tidak pada yang lain.
Engkau tidak mendua dalam harapan, dan demikian selamanya.

Cinta adalah engkau setia menjadi budak-Nya,
yang engkau hidup untuk-Nya dan mati untuk kesukaan-Nya akan dirimu, hidup dan mati untuk Dia.

Engkau berusaha sekerasnya agar
engkau diakui, hanya sebagai budak, sebagai hamba-Nya selalu disetiap waktu, setiap saat"

Subhanallah .. !

Copas dari fb <3

Senin, 18 Agustus 2014

KATANYA CINTA?

Dalam batin kepadanNya kau durhaka,

tapi Dalam lahir kau nyatakan cinta suci,

Sungguh, aneh sangat gejala ini..

Andaikan cintamu memang tulus dan sejati, apa Yang Dia perintahkan tentu kau taati....

Sebab, seorang pecinta kepada Yang dicintai pasti patuh dan bakti 

CINTA

Di malam ini, kala semua telah meninggalkanku, ditemani secangkir kopi ku tulis beberapa kata....

Do'a adalah pedang orang mukmin,

Baru sampai disini ngantukku datang, oleh karena itu kapan2 insyaALLOH tak lanjutkan coretan ini.....

Selamat beristirahat smuanya,
Mimpi yang bagus.........

@-}--

Minggu, 17 Agustus 2014

KOPI, TASBIH, BERMAJLIS

Suatu ketika as-Sayyid Ahmad bin Ali Bahr al-Qadimi jumpa dengan Nabi Muhammad Saw. dalam keadaan terjaga. Ia berkata kepada Nabi Saw.:

“Wahai Rasulullah, aku ingin mendengar hadits darimu tanpa perantara.

”Nabi Muhammad Saw. kemudian bersabda: “Aku akan memberimu 3 hadits;

1.    Selama bau biji kopi ini masih tercium aromanya di mulut seseorang, maka selama itu pula malaikat akan beristighfar (memintakan ampun) untukmu.

2.    Barangsiapa yang menyimpan tasbih untuk digunakan berdzikir maka Allah akan mencatatnya sebagai orangyang banyak berdzikir, baik ia gunakan tasbihnya atau tidak.

3.    Barangsiapa yang duduk bersama waliyullah yang hidup atau yang sudahwafat maka pahalanya sama saja dengan ia menyembah Allah di seluruhpenjuru bumi.

”Al-Habib Abubakar bin Abdullah al-Atthas berkata: “Sesungguhnya tempat yang ditinggalkan dalam keadaan sepi atau kosong maka jin akan menempatinya. Sedangkan tempat yang biasa digunakan untuk membuat hidangan kopi maka para jin takkan bisa menempati dan mendekatinya.”
(Lihat dalam kitab Tadzir an-Nas halaman 177 dan at-Tadzkir al-Mushthafa li Aulad al-Musthafa wa Ghairahum min Man Ijtbahu Allahu Washthafa karya al-Habib Abubakar al-Atthas bin Abdullah bin Alwi bin Zain al-Habsyi halaman 117).

والله أعلم,
أللهم صل على محمد و سلم

CINTA TANAH AIR

Keindahan bumi pertiwi
Terhias untaian mutiara
Pembangun bangsa yang sejati
Harum namanya di Nusantara

Jejak-jejak para Pendahulu
Sejarah saksi kehidupannya
Tersurat tersirat masa lalu
Jadi bekal untuk penerusnya

Merah putih melekat didada
Disinari pancaran imannya
Dimanapun ia berada
Tetap cinta Indonesia

Pejuang agama kemerdekaan
Cermin untuk setiap pribadinya
Banyak sudah yang melupakan
Yang sehingga mudah digoyahkan

Wahai bangsaku yang kubanggakan
Relakah negerimu terpecah belah
Melenturnya kepercayaan
Fitnah melanda bagaikan wabah

Bangsa yang besar akan menghormati
Para Pemuka dan para Leluhurnya
Baginya tiada hidup tanpa arti
Amanah tertumpu masa depan dipundaknya

Merah putih melekat di dada
Disinari pancaran imannya
Dimanapun Ia berada
Tetap cinta Indonesia

Kesatuan dan Persatuan
Benteng yang kokoh di Nusantara
Jati diri insan yang bertuhan
Menjaga keutuhan Negara

ttd:

Al Habib Muhammad Luthfi Bin yahya